BULAN TERTUSUK ILALANG

Bulan terbungkus awan
dingin tak terlawan
perih pedih kulitnya sekarang
semalam tertusuk ilalang

Ia meriang
tiada selembar selimut di badan
sementara awan arak-berarak
asap sesap-menyesap
sedang bulan sendirian

Bulan tertusuk ilalang
kuburlah luka sedalam dada
biar leher ke kepala memandang malam
pun matahari menebar temaram

Bulan tertusuk ilalang
perih yang tertahan
ada malam harus terang
ada tegar harus dipajang
agar malam tak kelam
meski padang tak berilalang

(Paulus Simangunsong, 08 April 2014)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar